Gerakan Menuju Pos Cita-cita "Cerpen, Puisi, Traveller, Motivasi dan Gaya Hidup menjadi tautan asa dalam sebuah Selasar Nektar Kata"

Semesta

Showing posts with label Opini. Show all posts
Showing posts with label Opini. Show all posts

Friday, April 8, 2016

Nasehat Cinta: Bulir-Bulir Asmara Sebenarnya

Cinta adalah hal tersulit dalam hidup ini. Karena cinta yang tidak pada porsinya menyebabkan penggunanya celaka. Suatu contoh misal mencintai sesuatu barang secara berlebihan. Yaitu mencintai sendal misalnya. Kita pakai untuk shalat ke masjid. Karena sendal itu kita letakkan di hati. Maka yang ada ketika kita kehilangan sendal itu kita akan marah besar. Berbeda halnya bila sendal itu diletakkan pada tempatnya. Yaitu di kaki saja. Maka ketika hilang kita bisa lebih legowo. Tak akan pernah nggersulo.



Nah, mencintai sekedarnya saja. Maksudnya yang sedang-sedang saja seperti lagunya Bung Haji Rhoma Irama. Karena jika kita dicampakkan atau kehilangan tak berefek buruk pada apapun dan siapapun. Karena ada suatu kata-kata dari guru saya begini "Cintailah sesuatu itu sekedarnya saja, karena bisa jadi sesuatu tadi berbalik menjadi kebencian. Dan bencilah sesuatu itu sekedarnya juga. Karena bisa jadi esok atau lusa kau mencintainya". Intinya adalah cinta bisa menjadi benci. Begitupun dengan benci yang bisa menjadi cinta. Itulah problemanya.

Masalalu kita yang pernah pacaran atau yang saat ini masih pacaran. Seharusnya menjadikan pelajaran. Tanyakan pada hati anda. Apakah setelah pacaran anda merasakan lebih dekat dengan Tuhan? Merasa lebih baik, berwibawa atau bijaksana. Ingatlah ada beberapa penyakit pacaran diantaranya yaitu:
1. Aib menyebar
2. Wibawa menjadi hilang
3. Waktu habis memikirkannya
4. Banyak dijauhi teman
5. Dan masih banyak lagi.

Kita mungkin tak sadar ketika sedang dalam menjalin pacaran. Karena ketika pacaran atau minimal cinta kepada seseorang hati kita tertutup. Hati kita buta tertutup oleh kenistaan. Pernahkah anda dinasehati oleh seseorang? Misalnya dinasehati untuk tidak berpacaran? Apa yang akan anda jawab? Kurang lebih anda akan mencari cara atau jawaban yang bisa menangkalnya. Mulai dari pacaran ala Islami, pacaran ala syari'ah, pacaran ala-ala yang lainnya. Hemmm... Miris memang. Saya akui saya pernah pacaran, dan alasan klasik itu selalu saya layangkan dalam kanvas kehidupan. Saya bertaubat. Bahkan saya bertekad menyadarkan seseorang yang masih terjebak dalam jaring-jaring kelam yang mengatasnamakan cinta. Ketika mereka dinasehati maka mereka akan bilang "kakak saja pernah pacaran sama si dia kan?" ingatlah kawan. Seseorang punya masa lalu. Baik kelam atau berpendar terang bergemerlapan. Yang jelas ia tak akan rela orang yang dinasehati masuk dalam jurang yang sama yang pernah saya alami. Itu saja. 

Untuk yang masih pacaran tenang saja. Saya tak menakut-nakuti atau mengancam. Coba dengarkan nasyid Tashiru yang berjudul Maaf Tuk Berpisah. Pahami dan selami. Kau akan mendapati bagaimana cinta sejati. Cinta sejati adalah cinta yang bermuara menyempurnakan agama. Cinta yang berpuncak pada kecintaan kepada RabbNya. cari saja lagunya.

*****


Maaf Tuk Berpisah
Album : Optimis Sajalah
Munsyid : Tashiru
http://liriknasyid.com

Maaf Tuk Berpisah
Tashiru

Kau tahu tentang hatiku
Yang tak pernah bisa melupakanmu
Kau tahu tentang diriku
Yang selalu mengenangmu selamanya

*Kini Kusadari bahwa semua itu
 
Adalah salah dan juga keliru
Akan membuat hati menjadi ternodai

Reff :
Maafkan lah sgala khilaf yang tlah kita lewati
T’lah membawamu ke dalam jalan yang melupakan Tuhan
Kita memang harus berpisah tuk menjaga diri
Untuk kembali arungi hidup dalam ridlo Ilahi

Kutahu bahwa dirimu
Mendambakan kasih suci yang sejati
Kuyakin bahwa dirimu
Merindukan kasih saying yang hakiki

Kembali ke *, Reff

Dan bila takdirnya kita bersama
Pastilah Allah kan menyatukan kita

Kembali ke Reff



******

Saya pernah mendapat nasehat dari seorang gurunya. Beliau berkata begini "Pacaran itu membuat seseorang menjadi bodoh". Saat itu saya tak percaya karena sedang dibutakan oleh cinta. Namun setelah saya memikirkannya ketika tak pacaran lagi. Saya mendapati banyaknya dosa yang diperbuat. Walau sekali pun tak pernah bersentuhan. Karena bercanda tawa dengan wanita itu membuat kita para lelaki bodoh. Mereka bukan muhrim kita bro. So jaga jarak aman dengan mereka para kaum hawa. Mereka adalah sebesar-besarnya fitnah di dunia ini. Tapi jangan lantas anda menjauhi ibu anda yang notabene juga wanita he he he... Intinya jaga jarak aman yaa....

Tulisan ini bukanlah sebuah nasehat. Tapi goresan ini adalah berdasar fakta yang pernah dijalani penulis. Biarlah penulis yang merasakan masuk jurang cinta. Tapi penulis tak mau bila melihat pembaca masuk dalam jurang yang sama. Ayo saling memeprbaiki diri. Salaing menasehati.


"Terlihat hina di mata kalian atas skenarioku jauh lebih baik daripada terlihat berwibawa namun kalian mengecewakanku" (Ini ungkapan untuk orang-orang sekitarku). Jadi jika pembaca yang belum mengenalku jangan membaca tulisan ini ya. Takutnya muter-muter ndak jelas... Upss... sudah terlanjur baca ya? Ndak papa yang penting jika anda masih pacaran segera belajar bagaimana memutuskan hubungan itu. Jika anda masih belum pacaran maka pertahankanlah. Lalu ditambah Selaksa perbaikan diri untuk jodoh kita kelak.


Wahid Najmun Al-Farisi
"Sang Musafir Ilmu dan Cita"
Share:

Saturday, March 12, 2016

PESAN DARI PEMUDA ABU-ABU

Foto Diambil dari daerah Pesisir barat


Apakah yang membuatmu terkenang sepanjang zaman? Yap. Dia yang selalu menorehkan jejak kakinya pada bumi ini. Ia yang selalu membaca apapun di dunia ini. Membaca buku dan kejadian-kejadian alam. Ia yang mempelajarinya dengan keteguhan hati dan ketenangan iman. Ia yang tak lupa menuliskan karya untuk kemaslahatan, sejarah yang terkenang hingga pada pengumpulan karya dengan tulisan lainnya.
Kau tahu apa yang menyebabkan seseorang menjadi legenda? Ia yang telah tiada di dunia ini berabad-abad. Namanya selalu masih terkenang indah, bukan? Semua itu karena mereka melakukan perubahan dari kebiasaan. Ia yang berani mengambil resiko terbesar dalam hidupnya. Dengan menulis, membaca, berkarya dan menggali sedalam-dalamnya ilmu. Ia yang selalu meninggalkan jejak kakinya di bumi ini. Yap. Bumi yang sebagai tempat persinggahan sementara. Bisa menjadikan seseorang diingat jasanya hingga waktu hisab datang menghampirinya.
Sahabat Gempita... Apakah anda hanya akan menjadi seorang penonton? Akankah hanya diam? Melongo? Hanyut akan keberhasilan orang lain? Minder?
Mari berbangkit ! Ayo ! Waktumu semakin terkikis oleh deraian zaman. Segera lakukan perubahan. Dimulai dari perbaikan diri anda sendiri. Gerakkan nurani dan jiwa sosial anda. Berkaryalah! Torehkanlah tinta dan goresan sejarah!

PESAN DARI PEMUDA ABU-ABU
Muda...
Sudah cukupkah kau hidup berfoya?
Kapan kau menggores tinta
Penantian perih hingga menetes lara
Akan tingkah serapahmu
Kau dungu atau membisu?
Tuli? Kau tuli !
Apakah bola matamu tak bisa melihat derita?
Wajah kami compang-camping
Guratan ini tak lebih hanya bekas irisan duka
Harap sebesar gunung kau gali menjadi palung di  lautan

Hey! Hey!!! Jiwa-jiwa muda
Langkahkan kakimu setegap laksamana
Pikul nestapa pada punggung-punggung mu
Tiriskan duka lara kami dari celoteh alam abu-abu
Beningkan sinar terangnya
Memeluk mekar mewangi hingga ajal alam telah tiba
Share:

Tuesday, December 8, 2015

Pesan Buat Para Koruptor (Spesial hari anti Korupsi_09 desember)

Gerimis piluh bila selalu terucap julukanmu itu. Hanya saja kamu tidak pernah sadar akan hal itu. Seolah-olah kamu manusia paling benar dan tiada kesalahan. Ribuan janjimu sebelum kau terduduk manis sambil tiduran di kursimu. Janjimu kepada rakyat hanya sebatas ucapan saja. Kau laiknya seekor belut yang licin dan picik dalam titah kakimu. Kau berwajah manis seperti kucing yang amat menggemaskan. Namun sebenarnya kau adalah seekor tikus pengrusak yang bengis lagi tengil. Negeriku ini bosan dengan kehadiranmu. Dalam setiap birokrasi pasti terselip julukanmu itu. Bahkan hingga penegak hukum yang seharusnya menegakkan malah mengikuti jejak kakimu untuk meraup untung dan memperkaya diri sendiri. Kau tak lebih seorang pecundang yang berpakaian rapi memakai uang dari yang bukan hakmu. Bertaubatlah sebelum kau menerima azab yang pedih.

Korupsi adalah julukanmu yang terkenal. Ketika diperiksa seakan-akan berdalaih kau tak pernah melakukannya. Kau bilang kau difitnah, ditipu dan sebagainya. Lalu endingnya terbukti kau seorang koruptor. Memang benar bahwa koruptor adalah orang atau pejabat yang ketahuan korupsi. Yang belum ketahuan dia belum jadi koruptor, tapi masih ada dijabatannya. Dan itu sangatlah banyak.

Jika di negara maju, apabila pejabat terdeteksi korupsi maka dengan sendirinya ia mengundurkan diri dari jabatan itu. Berarti masih punya malu tuh. Jika di negara berkembang seperti Indonesia ini jika ada pejabat yang terdeteksi korupsi maka yang dilakukannya adalah Praperadilan, Peradilan yang berbelit. Yang semua itu intinya Jika terdakwa korupsi Maju terus sampai bisa seminim mungkin lepas dari tuduhan itu. Astaghfirullah.


Semoga di hari Anti Korupsi ini tepatnya tanggal 9 Desember. Orang yang pernah korupsi, sedang atau akan korupsi segera disadarkan. Amiin dan semoga semakin amanah memegang jabatannya.
Share:
GEMPITA, Wahid Najmun Al-Farisi (Musafir Ilmu dan Cinta). Powered by Blogger.

Text Widget

"Jadilah sebaik-baik manusia, dengan selalu berbuat baik tanpa takut tak dihargai, tanpa takut tak mendapat balasan. Karena berbuat baikmu hanya ikhlas kepada Tuhan dan atas dasar kemanusiaan. Bukan karena satu pemikiran, satu agama, satu pandangan. Namun hanya satu tujuan untuk berbuat kebaikan kepada sesama."

Reriak Jiwa

Wikipedia

Search results

Sample Text

Jadikan setiap yang anda lihat, dengar dan rasakan menjadi pelajran berharga dalam hidup. Guru terbaik sepanjang zaman adalah Pengalaman. Tak peduli apakah itu pengalaman gagal atau kesuksesan.

"Tulisan adalah nyawa kedua setelah kematian"

Cloud Label

Video (4)

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Followers

Total Pageviews

Powered By Blogger

Label


Religion

Religion

Blog List

Translate

Labels

Blog Archive

Blogger templates