Gerakan Menuju Pos Cita-cita "Cerpen, Puisi, Traveller, Motivasi dan Gaya Hidup menjadi tautan asa dalam sebuah Selasar Nektar Kata"

Semesta

Tuesday, March 25, 2014

Puisi islami penyejuk hati insani

Al-Qur’an
Ketika kakiku menapaki ribuan rintangan
Ranjau disetiap jalan yang kudaki
Aku hanyut dalam jalan yang penuh duri
Aku terjatuh…dan sulit untuk bangkit
Namun didekatku
Terlihat sinar yang berkedip syahdu
Aku membawanya dalam pelukanku
Inilah surat dari tuhan Allah untukku
Al-qur’qn dipersembahkan untuk seluruh umat
Yang diturunkan kepada Nabi Muhammad
Sebagai pedoman bagi manusia
Sebagai radar dalam mengejar cita-cita
Sebagai kompas menuju jalan ke surge
Senandungan ayat demi ayatnya
Dengan nada dan irama sempurna
Lalu mengerti akan maksud dari setiap butir ayatnya
Dan berusaha mengalkan disetiap harinya
Niscaya selamat menuju gerbang surga
Bersanding disisih tuhan sang pencipta
Aku sebagai generasi muda bangsa
Akan selalu menjaga dan merawatmu
Takkan kubiarkan seorangpun menghinamu
Bahkan melukaimu
Walaupun rintangan selalu menerkam
Lau menelanku. . .
Selama jiwaku masih bernyawa
Nafasku menghirup butiran udara
Jantungku berdetak memompa
Al-quran selalu didada bersama relung hati yang membara
Hinggaku terbaring dan menutup mata
Menghembuskan nafas yang terakhir
Wassalamualaikum Wr. Wb.


Dicipta dan dibawakan oleh : Wahid Nurhidayat
Juara I se ponpes Fathus sa’adah
Dalam acara memperingati Isra’ Mi’raj
Nabi Muhammad SAW

 Moviefolder-who am I-Puisi(D)
Share:

0 komentar:

Post a Comment

GEMPITA, Wahid Najmun Al-Farisi (Musafir Ilmu dan Cinta). Powered by Blogger.

Text Widget

"Jadilah sebaik-baik manusia, dengan selalu berbuat baik tanpa takut tak dihargai, tanpa takut tak mendapat balasan. Karena berbuat baikmu hanya ikhlas kepada Tuhan dan atas dasar kemanusiaan. Bukan karena satu pemikiran, satu agama, satu pandangan. Namun hanya satu tujuan untuk berbuat kebaikan kepada sesama."

Reriak Jiwa

Wikipedia

Search results

Sample Text

Jadikan setiap yang anda lihat, dengar dan rasakan menjadi pelajran berharga dalam hidup. Guru terbaik sepanjang zaman adalah Pengalaman. Tak peduli apakah itu pengalaman gagal atau kesuksesan.

"Tulisan adalah nyawa kedua setelah kematian"

Cloud Label

Video (4)

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Followers

Total Pageviews

Powered By Blogger

Label


Religion

Religion

Blog List

Translate

Labels

Blog Archive

Blogger templates