Kita hidup di dunia ini sebenarnya hanyalah sekejap saja. Karena di dunia ini hanyalah seperti Fatamorgana yang penuh tipuan belaka. Bila kita tidak dibekali dengan Ilmu yang cukup dan iman yang kuat, maka kehancuran tinggal menunggu saat yang tepat. Dimana saat itu kita akan merasakan penyesalan yang tiada gunanya. "Ibarat kedelai telah menjadi Tahu" yang takkan pernah bisa kembali kewujud asli kedelai.
Menghadapi kehidupan di era globalisasi ini kita ditekankan untuk selalu aktif dalam perkembangan zaman. Jangan sampai kita ketinggalan dan dengan catatan kita juga masih dalam hal-hal positif mengikuti zaman yang serba canggih ini. Seperti Bunglon adalah kata yang tepat untuk persoalan ini. Kita dapat beradaptasi dengan lingkungan seperti apapun.Namun jangan sampai kita terbawa dengan pergaulan atau lingkungan yang negatif.
Mungkin dari sekian kawan, kerabat, orang yang anda kagumi bahkan yang anda sayangi belum tentu mereka mengajak anda dalam kebaikan. Disinilah kita harus dapat memilah dan memilih sikap dan perilaku yang harus kita ambil atau kita teladani.Orang yang sukses tidak bisa hidup sendiri menciptakan sesuatu, namun bagaimana dia menilai, menyaring dan memakai kata atau sesuatu yang pernah dilakukan atau pernah terjadi dan merubahnya menjadi sesuatu yang sempurna. Untuk proses ini kita memerlukan pengetahuan yang luas dan ilmu yang cukup mumpuni. karena analisa yang sesungguhnya adalah analisa yang didasari pengalaman terdahulu, ilmu pengetahuan serta kepercayaan diri dalam berprasangka (Husnudzon). Sebagai generasi muda bangsa sepatutnya kita memiliki semua itu. Agar bangsa kita tidak dapat diaanggap remeh oleh negara lain. Generasi muda yang tangguh, aktif, religi dam berakhlak mulia.Sehingga kelak kedepannya mampu memberantas korupsi dalam bangku politik negara, mengharumkan nama garuda merah putih dan membahagiakan keluarga kerabat dekat dan orang yang disayangi. Untuk itu mari para generasi muda bangsa, Kita harus bangkit dan lebih bangkit lagi demi masa depan tanah air kita tercinta.
"Musafir Ilmu & Cinta"







0 komentar:
Post a Comment