Gerakan Menuju Pos Cita-cita "Cerpen, Puisi, Traveller, Motivasi dan Gaya Hidup menjadi tautan asa dalam sebuah Selasar Nektar Kata"

Semesta

Wednesday, June 24, 2015

Menyingsing Fajar Ufuk Timur Menyongsong Kebahagiaan di Masa Depan


Sebelum ayam bangunkan orang
Aku sudah ada di jalan
Berangkat pagi pulang pagi lagi
Ke sana ke sini cari rezeki

Itulah lagu dari grup band favorit ane, Wali Band_Yang Penting Halal. Berbicara tentang kebahagiaan di masa depan adalah sesuatu yang harus dipikirkan matang. Masa depan seperti apa tidak ada yang tahu. Kecuali Dzat Yang Maha Tahu Allahu Rabbul ‘Izzati.
Dalam mencari rezeki di dunia ini tentu tak semudah mengedipkan mata. Dimana halang rintang malang melintang pun harus dilawan dan hadang. Tentunya dengan tekad dan usaha yang luar biasa kerasnya. Dan tak lupa tentu doa dan tawakkal dipertebal. Setelah itu tameng sabar harus melebar di sekujur dada. Sehingga lapang dan luasnya prasangka baik kepada Allah ‘Azza wa Jalla. Semoga kita selalu dipertebal rebah sayap-sayap sabar dalam hati yang semakin gencar akan binar-binar dinar yang halal.
Tips mencari rezeki ialah. Bila kita selalu berpagi-pagi untuk membuka karunia Allah, tentu dibukalah lebar pintu-pintu rezeki dan kesuksesan Allah itu. Logikanya ibarat rezeki itu adalah sebuah air dalm sebuah teko. Jika kita telah lebih dahulu menjulurkan gelas di dekatnya. Tentu kita akan penuh dan tak henti-hentinya penuh dan dahulu. Berbeda dengan gelas yang terlambat mendekat. Bisa kebagian, tapi sedikit dan bahkan perlu waktu yang lama menani kesempatan yang sama itu. Nah, kebanyakan sering banyak yang tidur setelah shalat shubuh. Atau malah yang llebih parahnya shubuhnya terlambat setiap hari?

Siapapun mari kita budayakan jama’ah shubuh. Ajak dan taling rekan-rekan kita yang belum. Gendong mereka yang merasa lelah dan malas. Semangat menebar benih-benih kebaikan.
Share:

0 komentar:

Post a Comment

GEMPITA, Wahid Najmun Al-Farisi (Musafir Ilmu dan Cinta). Powered by Blogger.

Text Widget

"Jadilah sebaik-baik manusia, dengan selalu berbuat baik tanpa takut tak dihargai, tanpa takut tak mendapat balasan. Karena berbuat baikmu hanya ikhlas kepada Tuhan dan atas dasar kemanusiaan. Bukan karena satu pemikiran, satu agama, satu pandangan. Namun hanya satu tujuan untuk berbuat kebaikan kepada sesama."

Reriak Jiwa

Wikipedia

Search results

Sample Text

Jadikan setiap yang anda lihat, dengar dan rasakan menjadi pelajran berharga dalam hidup. Guru terbaik sepanjang zaman adalah Pengalaman. Tak peduli apakah itu pengalaman gagal atau kesuksesan.

"Tulisan adalah nyawa kedua setelah kematian"

Cloud Label

Video (4)

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Followers

Total Pageviews

Powered By Blogger

Label


Religion

Religion

Blog List

Translate

Labels

Blog Archive

Blogger templates