Gerakan Menuju Pos Cita-cita "Cerpen, Puisi, Traveller, Motivasi dan Gaya Hidup menjadi tautan asa dalam sebuah Selasar Nektar Kata"

Semesta

Friday, August 28, 2015

Meraih Rahmat dan Barakah Umur

Semua yang telah berakhir tidak akan pernah kembali menjadi sebuah awalan sehingga memperbaikinya. Segala yang berakhir hanya bisa sebagai acuan diri sekarang ataupun nanti untuk menjadi lebih baik lagi. Jadi tindakan paling tepat dalam menyikapi sesuatu yang telah berakhir adalah mengucap dan menancapkan rasa Syukur kepada Allah atas apa yang telah Allah berikan. Semuanya telah digariskan. Sebagai hamba kita diwajibkan berHusnudzan kepada-Nya. Hanya saja yang perlu diingat adalah kedepannya kita selalu berusaha keras menggapai target kita. Karena Allah tidak akan pernah merubah nasib suatu kaum sebelum kaum itu berusaha merubahnya.

Kehidupan ini penuh liku-liku pastinya. Kadang di atas kadang pun di bawah. Hidup ini pun dapat diartika berputar sesuai porosnya. Menjalani kehidupan ini bisa kita ibaratkan kita sedang mengendarai sebuah motor. Dimana kita fokus pada masa depan jauh. Serta fokus pula pada rem dan gas yang diartikan masa sekarang. Spion sebagai CCTV masa lalu. Namun masa lalu pun tidak selalu dilihat. Jika terlalu banyak melihat masa lalu maka jadinya masa kini dan masa depan terhambat.

Hiduplah dengan apa yang kau inginkan. Raih prestasi apapun yang kau inginkan. Tentunya hal yang terbaik untuk anda. Kita hidup jangan sampai hanya lelah yang didapat. Namun pelajaran, ilmu dan pengalaman hidup itu yang terpenting.


Mari kita perbaiki diri ini menjadi lebih baik lagi. Banyak orang yang menginginkan perubahan pada dirinya. Hanya saj mereka tak melakukan apa-apa dalam hidupnya. Jadi mereka berharap dan berandai yang tak pernah tercapai. Sekali lagi ingat saudara-saudariku, bahwa hidup ini singkat. Sudah seharusnya kita isi dengan sesuatu yang bermanfaat. Semoga kita selalu dipermudah oleh Allah menuju jalan lurus kebenaran. Semoga Rahmat dan Barakah umur kita selalu menjadi tamenga kita tuk terus bangkit menuju manusia yang dapat meraih Surga-Nya. Amiin . . .
Share:

0 komentar:

Post a Comment

GEMPITA, Wahid Najmun Al-Farisi (Musafir Ilmu dan Cinta). Powered by Blogger.

Text Widget

"Jadilah sebaik-baik manusia, dengan selalu berbuat baik tanpa takut tak dihargai, tanpa takut tak mendapat balasan. Karena berbuat baikmu hanya ikhlas kepada Tuhan dan atas dasar kemanusiaan. Bukan karena satu pemikiran, satu agama, satu pandangan. Namun hanya satu tujuan untuk berbuat kebaikan kepada sesama."

Reriak Jiwa

Wikipedia

Search results

Sample Text

Jadikan setiap yang anda lihat, dengar dan rasakan menjadi pelajran berharga dalam hidup. Guru terbaik sepanjang zaman adalah Pengalaman. Tak peduli apakah itu pengalaman gagal atau kesuksesan.

"Tulisan adalah nyawa kedua setelah kematian"

Cloud Label

Video (4)

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Followers

Total Pageviews

Powered By Blogger

Label


Religion

Religion

Blog List

Translate

Labels

Blog Archive

Blogger templates