Aktiva Cinta
Oleh Wahid Nur Hidayat
Kau seperti
buku besar
Terposting
di mana-mana walau sejatinya tak kemana-mana
Senyumanmu
bak jurnal, merekah setiap kali kumemandang
Awal
dari sebuah cinta
Terurai
bersama ayat jurnal penyesuaian diri kita yang beda
Alangkah
bahagianya aku bisa mengejawantahkan perasaan kita
Menjadi
sebuah neraca lajur
Arus
kas gencar mengalir
Aktiva
lancar dan aktiva tetap mengokohkan saldo cinta kita
Seantero
siklus ini iri pada kita
Akan
piutang cinta karena utang mereka
Pendapatan atas rindu halal menjelma sebuah kewajiban
lancar
Tercatat
atas laporan laba rugi cinta yang bersemayam
Berikhtisar
satu demi satu gemintang cita
Hingga
berbagai laba bertamu
Jurnal
khusus rindu yang tak peri
Terinvestasi
di antara saldo dan aktiva jangka panjang
Walaupun
debit cinta beradu dengan kredit lara
Menimbulkan
berbagai beban-beban
Namun,
kita akan membawanya pada neraca saldo
Dan setelah
itu
Akan
ku tutup rapat-rapat bersama kuatnya jurnal penutup
Cinta
kita selalu terbaharui di awal Januari
*****
Kutulis bersama kisah cinta yang pernah hadir di dalamnya. Walaupun sejatinya tak kuharapkan di saat ini. Namun setidaknya aku sadar bahwa cinta yang lalu hanya sebuah kenangan yang salah. Tanpa menghilangkan secuil manfaat darinya. Di masa depan kelak hanya ada satu cinta yang menjelma aktiva tetap melalui akad yang sakral. Untuk saat ini stop bercinta dan fokus memantaskan diri dengan jurnal penyesuain diri. Sebagai seni memantaskan diri. Tak melupakan seseorang yang penah singgah di hati. Karena ia menjadi sebuah pelajaran berharga dalam hidup yang tak akan pernah kuulangi lagi...
Musafir Ilmu dan Cinta







0 komentar:
Post a Comment